bodrexinPara pecinta kelinci peliharaan, Sekitar 2 minggu yang lalu Saya mengunjungi Asep Rabbitry di Lembang untuk mendapatkan kelinci yang katanya memang memiliki jenis yang baik.

Banyak memang kelinci yang diternakan disana, tapi untuk yang di Jual di counter Saya kira adalah tidak seperti yang ada dalam bayangan Saya. Setelah Saya tanya kembali kepada penjualnya ternyata untuk yang kategory good quality ternyata ditempatkan terpisah (ada di belakang) tapi yaitu harganya cukup tinggi, tapi berhubung satu ekor jenis rex broken white yang katanya sudah dikawinkan Saya bawa pulang dengan harga sekitar Rp. 550,ooo (inipun dengan proses tawar yang cukup alot) untuk membawa jenis yang lain tentunya tidak mungkin karena sisa uang yang ada hanya tinggal beberapa. Jadi Saya hanya bisa membawa 1 rex dewasa dan 3 anakan (Dutch dan fuzzy lop).

Setalah sekitar dua hari di rumah, jenis dutch yang berusia sekitar 1 setengah bulan kalau diperhatikan hidungnya basah dan bulu kaki depannya kusut, sehingga si kelinci ini kelihatan lesu. Nafsu makannya pun tidak ada, berbeda sekali dengan dutch yang satunya lagi meskipun dengan usia yang sama tapi lebih lincah dan badan lebih berisi.

Dengan berbekal sedikit pengetahuan tentang kelinci, maka bisa dipastikan bahwa kelinci ini terkena flu. Obat flu/pilek untuk kelinci? wah Saya tidak tahu karena Saya memang awam untuk hal tersebut dan lagi pula langkah awal dari keinginan untuk memelihara kelinci adalah sebagai hoby dan juga kesenangan untuk bisa mengembang biakan kelinci yang sudah ada.  Dalam hal ini juga Saya ingin bisa mencoba bahwa ternak kelinci tidak terlalu merepotkan (sewaktu sakit).

Dengan gejala ini, maka Saya beranikan diri untuk memberikan obat flu untuk anak-anak yang mudah didapat (bodrexin) sebanyak 1/5 bagian tablet. Kesulitan muncul pada saat ingin memasukan obat kemulutnya karena sulit untuk membuka mulut sikelinci kecil ini. Tapi akhirnya ketemu juga solusinya, Saya memasukan tablet kecil ini melalui sisi samping mulut dan setelah obat tersebut masuk lha koq si kelinci langsung memamah obat tersebut. Syukurla obat tersebut bisa masuk kedalam salauran pencernaannya dan untuk semalam kelinci tersebut Saya amankan dalam suasana rumahan (maksudnya, diletakan dalam kandang yang kecil dan ditempatkan didalam rumah) dan paginya si kelinci kecil pun dilepas untuk mendapatkan sinar matahari.

Alhamdulillah pada hari kedua, tanda-tanda kesembuhan mulai muncul dimana rumput-rumput yang tumbuh dihalaman mulai di cicipi sedikit demi sedikit dan akhirnya pola makannya pun mulai normal kembali. Dan sampai sekarang si kelinci kecilpun sudah dapat bermain kembali bersama teman-temannya.